Just another WordPress.com site


Gue suka banget nonton gelaran balap motor terutama di kelas MOTOGP. Di ajang adu kecepatan jet roda dua ada dua pembalap yang sangat gue suka, yang pertama Valentino “The Doctor” Rossi dan Marco ” Supersic” Simoncelli. Bukan sekedar karena mereka jago di trek, tapi lebih pada personality. Mereka berdua mempunyai kemiripan pada saat berlaga di trek, sama-sama ngotot dan tak kenal takut sampai membuat rivalnya yg lain kadang sampai geleng-geleng kepala. Walaupun Supersic masih terlihat liar dalam balap di banding Rossi yang sudah lebih bijak dan matang tapi Simoncelli patut diacungi jempol. Maklum saja dari pengalaman memang The Doctor lebih senior. Sebagai pribadi mereka berdua terlihat cukup santai jarang terlihat kesal bilamana motornya mengalami masalah di trek. Tidak pernah sekalipun mereka mengumpat dan menyalahkan motornya ketika terjadi masalah.

Rossi selalu bisa memberi masukan buat mekaniknya (Jeremy Burgess) tentang setting motornya, masalahnya dimana dan bagaimana, mereka berdua sangat kompak dan merupakan duet maut. Mulai dari menyetting Honda hingga juara dunia, kemudian Yamaha yang mana sebelum era Rossi pacekelik juara. Lewat tangan dingin Burgess dan insting dan kecakapan Rossi dalam setting motor dan di trek, Yamaha berkali-kali meraih juara.

Simonceli adalah sosok flamboyan yang sangat sederhana dan santai, namun ketika di trek akan berubah menjadi agresif dan super ganas melibas lintasan dan tikungan demi tikungan. Dan selalu bikin aksi kontroversi…”si anak bengal”. Namun karna itulah balapan jadi super seru dan menegangkan.

Namun pada hari minggu 23 Okt 2011 di sirkuit Sepang Malaysia…..Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan supersic, rossi dan Colin Edwards…akhirnya mengakhiri perjalan karir supersic. Sungguh tragis, supersic tewas dan race akhirnya di batalkan dan publikpun terhenyak kaget tidak percaya.

jenasah great SUPERSIC kmaren tiba di Roma diiringi ayah dan sahabatnya The Doctor (VR-46) disambut para fans. supersic akan dimakamkan di coriano kamis besok. Good Bye SUPERSIC,gue salah1 fans berat loe akan sangat merindukan aksi beranimu di trek
😥

REST IN PEACE…SALAM DUKA YG MENDALAM dari fans beratmu di Denpasar Bali…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: