Just another WordPress.com site


Di penghujung tahun saya melihat dan memperhatikan evoria yang sudah lama tidak ada lagi di negeri yang sangat saya cintai dan tentunya anda juga yg merasa sebagai bangsa Indonesia. Setelah sekian lamanya kita disuguhi bagaimana rakusnya dan tidak beretikanya para pemegang kekuasaan sehingga lupa akan rakyatnya yang semakin hari semakin terhimpit oleh zaman…Jangankan memikirkan untuk menyekolahkan anank2 mereka seadanya, untuk makan hari ini saja mereka harus berjibaku memeras keringat yg sudah kering disengat teriknya sang mentari. Sungguh…dipenghujung tahun kita begitu gegap gempita mendukung perjuangan pahlawan2 bola kita yang berlaga sekuat tenaga…memutar otak dan memeras keringat demi harga diri bangsa…demi kedaulatan bangsa yang selama ini banyak yang memandang sebelah mata. Kita ingin seluruh dunia tau, bahwa ditengah korupnya bangsa ini…masih banyak dan bahkan hampir semua yang mengaku darahnya merah dan tulangnya putih, mempunyai rasa nasionalisme yang begitu tinggi. Kita sudah muak dengan semua kemunafikan yang ada, dengan segala tipu daya terhadap yang sudah tak berdaya, keadilan yang bisa dibeli yang para penegaknya sudah tidak mampu tegak dan tegas lagi, hanya bisa menunduk pada yang punya uang. Yang punya uang yang kuasa…yang kurang uang yang sengsara masuk penjara. Namun, ketika Firman Utina memimpin pasukan garuda menghadapi singa malaya…sontak rasa jiwa nasionalisme terusik. Seluruh rakyat bangsa Indonesia bangkit memberikan dukungan dengan begitu bergelora…rasa haru dan bahagia dan rasa rindu akan semangat kesatuan bangsa ini terjawab sudah. Rasa tak kuasa menahan air mata bahagia…airmata kerinduan akan bersatunya bangsa ini untuk mewujudkan satu impian tegaknya Merah Putih…gagahnya sang garuda terbang tinggi keangkasa nusantara dengan semangat “Bhineka Tunggal Ika”. Berjuta terimakasih buat : Markus Horison, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Eka Ramdani, Hariono, Christian Gonzales, Ferry Rotinsulu, Arif Suyono, Oktovianus Maniani, Firman Utina, M Ridwan , Kurnia Meiga, Zulkifli, Benny Wahyudi, Ahmad Bustomi, Yongky Aribowo, Boaz Solossa, Hamka Hamzah, Bambang Pamungkas, M Nasuha, Tony Sucipto, Octavianus, Slamet Riyadi, Irfan Bachdim, dan M Roby. Serta tentu saja spesial thx untuk coach Alfred Riedl…”SALAM NASIONALISME”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: